Search

Memuat...
English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF

Selasa, 08 Juni 2010

PERTOLONGAN PERTAMA pada korban HENTI JANTUNG !!!!

Henti jantung adalah suatu keadaan dimana jantung berhenti berdenyut sehingga tdk dapat memompakan darah ke seluruh tubuh.

Keadaan ini harus dikenali pada penderita yg kolaps dan pada penderita dgn denyut nadi karotik(nadi femoral) tdk teraba. OTAK akan mengalami kerusakan yg irreversibel dlm bbrp menit selama berlangsungnya kegagalan sirkulasi.



Henti jantung bisa dikategorikan karena permasalahan dari :

1. Keadaan jantung itu sendiri :
- jantung yg berhenti secara total (tdk berdenyut,tdk ada pompa darah) . Hal ini terjadi pada IMA (Infark Myocard Akut) dimana terjadinya kematian (infark) sel-sel otot jantung sehingga fungsi jantung menurun tiba2 dan berhenti.
IMA biasanya diakibatkan oleh oklusi pembuluh darah koroner jantung

2.Fungsi Jantung itu sendiri :
Jantung masih bisa berdenyut tetapi aliran darah yang di pompa tidak optimal, sel-sel otot jantung normal tetapi konduksi listrik jantung yang terganggu. Keadaan ini sering ditemukan pada Fibrilasi Ventrikular, dimana konduksi listrik jantung sangat tidak beraturan, dan jantung hanya tampak seperti bergetar, bukan berdenyut. Sehingga, jantung tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya, meskipun, secara kasar, keadaan sel – sel otot jantung itu sendiri normal.

KENALI GEJALA DAN TANDA NYA !!!

Sebelum terjadi Henti Jantung :

-Nyeri dada hebat mendadak

-Sesak nafas hebat

-Bradicardia ataupun Tachicardia menetap yang lama

-Penurunan kesadaran progresif cepat ataupun mendadak


Saat terjadi Henti Jantung :

-Pingsan mendadak

-Apnea

-Otot – otot seluruh tubuh lemas


Ingat : RESUSITASI MENYELURUH ,CURAH JANTUNG, DAN VENTILASI yg ADEKUAT harus dipertahankan.

untuk Penatalaksanaannya :

RESUSITASI JANTUNG-PARU !!!
Langkah-langkahnya :

1.Jika ada korban terjatuh/tergeletak ...segera
MINTA TOLONG (jangan malu untuk berteriak meminta pertolongan medis)

2. segera amankan daerah sekitar tempat korban
Bila posisi korban tertelungkup, penolong harus ekstra hati-hati dalam merubah posisi korban (terlentang), cek terlebih dahulu cidera yang dialami korban



3. nilai : kesadaran korban, serta ABC ( Airway, Breathing, dan Circulation.) dan raba leher korban untuk cek denyut dari A.Carotis Communis

AIRWAY (Buka dan bersihkan jalan napas korban) : Menengadahkan kepala dan menopang dagu korban (Head Tilt Chin Lift) dengan hati-hati dan perlahan agar mencegah tertutupnya jalan nafas


Breathing : perrtahankan agar jalan napas korban tetap terbuka, LIHAT – DENGAR – RASAKAN apakah korban bernafas dengan normal
LIHAT pergerakan dada korban, DENGAR napas korban, dan RASAKAN udara yang keluar.

jika sudah bernapas : posisikan korban dalam keadaan stabil agar jalan napas tetap terbuka

jika belum bernapas :

- Posisi berlutut di sebelah korban

- Posisikan pangkal tangan (kunci jari-jari tangan) di bagian tengah dada korban

IMG_0028_2Penekanan Dada 2

- Posisikan tubuh dan tangan tegak lurus dengan dada korban

- Tekan dada korban sedalam 4-5 Cm atau 1/3-1/2 ketebalan dada
dengan kecepatan 100 kali/menit

- Jangan tetap ditekan, biarkan dada kembali ke posisi semula setiap
kali menekan dan pertahankan irama teratur

DRABC_4.Breathing 2

- Kombinasikan penekanan dada dan napas bantuan dari mulut ke mulut

DRABC_4.Breathing 3

-atau yg lebih umum dengan kantong ambu, setelah memasang pipa orofaring. Dianjurkan 1 tiupan setiap 4-5 pijatan jantung

Circulation : periksa tanda vital korban

- Lihat, Dengar dan Rasakan adanya napas normal, batuk atau pergerakan korban

- Perhatikan gerak naik turunnya dada atau perut korban, setiap pengambilan dan pengeluaran napas dihitung satu kali napas

- Nilai napas normal sekitar 10 – 20 kali per menit

- Pemeriksaan denyut nadi penting untuk mengetahui jantung bekerja dengan baik

- Nilai denyut nadi normal sekitar 60 – 100 kali per menit

- Pemeriksaan dan pertahankan suhu tubuh korban agar tetap normal

- Nilai suhu tubuh normal adalah 36-37 derajat Celsius

- Selimuti korban agar tidak kedinginan dan untuk mempertahankan suhu tubuhnya

- Pemeriksaan tekanan darah penting untuk mengetahui fungsi pemompaan jantung dalam mengaliri darah ke seluruh tubuh

- Nilai normal pada orang dewasa adalah 120/80 mmHg (Sistolik : 110-140 mmHg Diasistolik 60-90 mmHg)

4. Jika tim medis telah datang dan korban telah dirujuk ke Rumah Sakit...maka pasanglah alat pemantauan EKG

5. Jika Fibrilasi ventrikel terjadi, lakukan DEFIBRILASI dengan 200 Joule dilanjutkan dgn resusitasi kardio pulmoner selama 15 detik.
Jika FV masih berlangsung, berikan lebih lanjut satu syok 200 J diikuti 360 J jika perlu
Jika masih berlanjut = beri adrenalin 1 mg IV (1 ml larutan 1:1000) disertai RJP selama 2 menit lalu ulangi dgn syok 360 Joule

Jika resusitasi berlangsung lama, beri adrenalin 1 mg tiap 5 menit dan NaHCO3 8,4% , 50 ml setelah 10 menit

Jika asistolik= beri adrenalin1mg IV. Bila tidak berhasil, berikan atropin 1 mg IV dan lanjut RJP 2 menit

Jika terjadi disosiasi elektromekanik , (tidak adanya curah jantung dgn EKG normal) berikan kalsium glukonat 10% 10 ml dan pikirkan temponade perikardial, hipovolemi, dan tension pneumothorax.

Jika blok jantung total = berikan atropin 0,6 mg diikuti isoprenalin 2 mg per 500 ml dextrose 5%) diberikan per infus dengan kecepatan yg menimbulkan respon. JIKA TIDAK BERHASIL ..PERTIMBANGKAN PACU JANTUNG DARURAT !!!

6.Jika pertolongan medis sudah lengkap dilakukan...maka lanjutkan dengan observasi terhadap penyebab henti jantung, penyakit yang menyertai, penstabilan kondisi pasien, serta perencanaan terapi yang diberikan

7. RAWAT INAP = Jika keadaan umum (KU) korban masih labil atau adanya indikasi medis yang menandakan probabilitas tinggi untuk terjadinya relaps Henti Jantung.




So guys...apapun kondisi kita.siap atau tidak...kita sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan harus saling tolong-menolong.....


Dan pada akhirnya..hidup mati seseorang itu hanyalah Tuhan yang Mengetahuinya !!!

Hadis diriwayatkan oleh al-lmam Muslim dengan lafaz ini. Daripada Abu Hurairah r.a. daripada Nabi SAW, Baginda telah bersabda:
Barangsiapa yang melepaskan seorang mukmin daripada satu kesusahan daripada kesusahan-kesusahan dunia, nescaya Allah akan melepaskannya daripada satu kesusahan daripada kesusahan-kesusahan Qiamat.
Barangsiapa yang mempermudahkan bagi orang susah, nescaya Allah akan mempermudahkan
baginya di dunia dan di akhirat.
Barangsiapa yang menutup ke'aiban seorang muslim, nescaya Allah
akan menutup ke'aibannya di dunia dan akhirat. Allah sentiasa bersedia menolong hambaNya selagi mana dia suka menolong saudaranya.
Barangsiapa yang melalui suatu jalan untuk menuntut ilmu,
nescaya Allah akan mempermudahkan baginya suatu jalan menuju ke syurga.
Sesuatu kaum tidak
berkumpul di salah sebuah rumah-rumah Allah (iaitu masjid) sambil mereka membaca Kitab Allah dan mengkajinya sesama mereka melainkan suasana ketenangan akan turun ke atas mereka, rahmat akan melitupi mereka dan mereka akan di kelilingi oleh para malaikat dan Allah akan menyebut (perihal) mereka kepada orang-orang yang berada di sisiNya.
Barangsiapa yang terlambat amalannya, nescaya
nasab keturunannya tidak mampu mempercepatkannya.


sumber : ibnususanto.wordpress.com, petunjuk praktis anestesi : EGC , Buku saku Diagnostik dan Terapi :EGC

by .nini adiany

0 comments:

Poskan Komentar

...thank you for the comment...

nhini.imud.ndud.qiyut

nhini.imud.ndud.qiyut